Perdagangan aset cryptocurrency saat ini merupakan trading beresiko tinggi. Fundamental naik turunnya harga pasar telah membuat banyak trader mundur dari perdagangan kripto. Mereka lebih memilih forex ataupun saham, yang jauh lebih menjanjikan. Dalam trading kripto tentunya tidak terlepas dari tehnikal analisis atau TA, salah satunya adalah Moving Average Convergence Divergence (MACD). Bagaimana cara membaca indikator MACD agar sukses berdagang kripto, forex dan saham?
Moving Average Convergence Divergence merupakan indikator teknikal analisis yang diciptakan oleh Gerald Appel pada tahun 1960-an. TA ini berfungsi untuk membaca pergerakan kelebihan beli atau kelebihan jual melalui pergerakan rata-rata jangka panjang dan pendek. Garis-garis yang dibentuk oleh MACD tak lain adalah selisih dari 2 MA (Moving Average).
Disaat garis hijau yang sebelumnya berada dibawah kemudian memotong garis merah, ini disebut Golden Cross. Inilah saatnya Anda membeli aset, ciri-ciri ditandai garis hijau berada diatas garis merah. Dan jika garis merah yang sebelumnya berada dibawah, kemudian memotong garis hijau, ini disebut Death Cross. Inilah saatnya Anda menjual aset yang dibeli pada saat Golden Cross.
Setting indikator MACD yang akurat dan terbaik yang disarankan oleh beberapa praktisi menggunakan periode 12, 26, 9. Signal beli dan jual terjadi apabila histogram menunjukkan kedua garis melintasi atau menembus angka nol.