Langsung ke konten utama

Begini Cara Membaca Indikator RSI

Untuk mencapai hasil maksimal, tentunya diperlukan strategi yang mampu membantu trader dalam hal jual beli. Dalam hal ini, sebuah tehnik diperlukan untuk membantu cara membaca indikator RSI (Relative Strength Index). Secara umum, pengertian RSI paling sering digunakan untuk menunjukkan kondisi Overbought dan Oversold. Contohnya untuk penerapan robot trading yang umumnya menggunakan indikator RSI.

Penggunaan indikator ini sebagai salah satu strategi harian yang fokus pada overbought dan oversold. Kebanyakan trader baru sering terjebak diharga pembelian tinggi, kemudian menyesal dikemudian hari. Untuk mengantisipasi ini, diperlukan kecermatan dalam membaca situasi, tren market dan berita yang berkaitan. Membeli aset dibutuhkan kesabaran, menunggu waktu oversold dan mendapatkan harga terendah.

Teknikal analisis ini merupakan indikator yang banyak digunakan pedagang, baik trading saham, forex maupun cryptocurrency. Pada umumnya pedagang menunggu waktu yang tepat untuk membeli dan menjual aset ketika osilator mencapai angka tertentu. Dimana osilator akan menunjukkan pasar overbought ketika nilai RSI diatas 70. Dan menanti oversold ketika RSI berada dibawah 30. Kedua nilai ini merupakan standar baku untuk menerapkan RSI, atau kondisi pasar normal tanpa gejolak.